Sisa hujan masih terlihat menghias
beberapa lembar dahan, begitupun dengan air mataku yang belum sepenuhnya
menggering sejak pertemuan sore itu. Aku pikir
setelah pertemuan itu, semuanya akan membaik dan kerumitan-kerumitan
yang sedang terjadi bisa sedikit terurai, agar aku tidak terus-menerus berjudi
dengan perasaanku sendiri. tetapi kenyataan selalu tak seindah apa yang kita fikirkan,
dan semua dugaanku ternyata salah besar.
Ya, semuanya hancur. Harapan serta cinta yang kumiliki telah dihancurkan olehnya.
Ada
satu hal yang sampai sekarang tak pernah mampu aku mengerti, kenapa perasaan manusia bisa dengan sekejap berubah
tanpa tau apa penyebabnya. Seperti halnya cinta yang bisa sekejap hilang dari
seseorang yang telah lama bersama kita. Anehnya lagi, perubahan itu seolah
menjadi hal yang begitu ajaib, karena mampu menghancurkan harapan serta
kehidupan seseorang dengan sekejap. Sama halnya dengan apa yang sedang terjadi
padaku saat ini. Sejak dia memutuskan pergi tanpa alasan semuanya berubah
menjadi remang, hingga terkadang aku tak tau harus kemana memandu kakiku untuk
melangkah. Aku merasa dunia tak lagi mempunyai tempat untuk aku tuju, karna
semua harapanku telah mati bersama perginya orang yang begitu aku cintai.
“
jika cintaku adalah bagaimana aku berbuat baik kepadamu. Maka jika aku tak lagi
baik untukmu, izinkanlah aku pergi dari sisimu. “
Kalimat
yang dia ucapkan waktu itu sampai sekarang masih belum bisa aku mengerti,
bagaimana bisa dia semudah itu pergi dengan alasan sekonyol itu. Bukankah cinta
adalah bagaimana kita belajar menjadi lebih baik untuk pasangan kita? Tapi
kenapa dia semudah itu pergi hanya karna merasa tidak lagi baik untukku, sedang
aku sendiri merasa dia masih menjadi seseorang yang cukup baik bagiku. Kenapa
juga cinta harus terpisah hanya karna pendapat yang berbeda? Bukankah cinta
seharusnya mampu menyatukan sebuah perbedaan? Entahlah, terkadang kepergian
seseorang yang kita cintai dari hidup kita, membuat kita sulit untuk
mengerti sebuah perpisahan…
Bumi Kartini, 9 Agustus 2014
haha.... cintanya....
BalasHapusdiam kau mak...
BalasHapus