Senin, 15 Desember 2014

Harapan Senja


Harapan Senja

Ketika jingga perlahan menjadi gulita
Namamu tertata pada bait doa penghujung senja
Terukir diantara sujudku kepada-Nya…
Dalam alunan dzikir yang bersahaja

Entah berapa senja lagi aku harus menunggumu tiba
Hingga takdir mempertemukan kita
Untuk dapat bersama menikmati sisa usia

Duhai patahan rusukku yang jauh di sana…
Semoga kau mendengarnya
Bahwa aku menunggumu dalam mihrab cinta

Bumi Kartini, Oktober 2014
Meilina Kumala Hadi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar